Showing posts with label Cerita. Show all posts
Showing posts with label Cerita. Show all posts

Sunday, August 11, 2013

[Idul Fitri 1434 H] Baju lebaran mereka..

Minal aidin walfaidzin! 

Bagaimana lebaran di daerah kalian? Gegara passport masih di imigrasi untuk proses perpanjangan visa, alhasil saya tidak bisa keluar Malaysia. Jadilah lebaran tahun ini di Kuala Lumpur saja, sementara saudara-saudara saya pulang ke kampung halaman merayakan Idul Fitri bersama nenek tercinta.

Lebaran di Malaysia bukan pertama kalinya buat saya. Dua tahun yang lalu saya sekeluarga lebaran di Keddah, karena setelah solat Id di salah satu mesjidnya disana kami langsung nyebrang ke Hatyai,Thailand dalam rangka jalan-jalan. Tahun lalu juga lebaran di Malaysia, solat Id-nya di mesjid KLCC. Tahun ini juga di masjid KLCC lagi.

Ketika solat Id, lain seperti di Keddah yang mayoritas muslimnya penduduk melayu, ketika solat di Kuala Lumpur yang merupakan bandar pusatnya, diwarnai oleh pendatang luar seperti orang-orang arab di Timur tengah, Indonesia (yang ini juga considered ras melayu), Bangladesh, India, beberapa terlihat seperti China dan masyarakat kawasan Asia tengah seperti Kazakhstan, Kyrgistan, dan sebagainya.

Saya tidak mewawancarai satu-satu dari mereka, sehingga tidak bisa memastikan asal daerahnya. Namun yang menarik adalah warna-warni baju lebaran dan jenis pakaian yang mereka kenakan pada hari spesial ini.

Inilah beberapa dari semua gambar yang terjepret kamera saya. Ayo coba tebak kira-kira mereka berasal dari bangsa apa?

gambar 1

gambar 2

gambar 3

[Gambar 1, 2, dan 3] Wanita melayu di Malaysia mengenakan baju kurung dengar corak dan warna yang beragam. Untuk lelakinya mengenakan atasan gamis dan celana panjang yang (biasanya) berwarna senada. Untuk baju kurung dan gamis beserta celana pajang, biasanya kainnya berbahan sutera. 

gambar 4

gambar 5 

gambar 6


gambar 7

gambar 8

gambar 9

gambar 10

gambar 11

[Gambar 4-11] Saya berasumsi orang-orang Bangladesh mengenakan baju yang mirip dengan gamis yang biasa digunakan lelaki di Indonesia dan Malaysia, namun seringnya terlihat lebih panjang sampai di bawah lutut. Untuk celana lebih bebas, kebanyakannya mereka mengenakan celana jeans panjang. 


gambar 12


gambar 13


gambar 14

gambar 15

gambar 16

[Gambar 12-16] Wanita Arab (apakah itu Iranian, Turkish, African, dan sebagainya) mengenak baju abaya berwarna hitam dengan kerudung yang dengan warna senada (terkadang berbeda). Untuk lelaki, bangsa Arab mengenakan baju khasnya yang disebut thawb, yaitu baju putih terusan dengan lengan panjang. Biasanya mereka mengenakan celana panjang putih untuk bawahannya. Atasan yang mereka letak di kepala beragam, ada yang mengenakan ghutra, shemagh, dan igal. 

gambar 17 

[Gambar 17] Susah nyari Indonesia, udah pada pulang kampung semua sepertinya hehe. Nggak usah jauh-jauh nyari contoh, ini pakaian yang digunakan adek saya. Baju koko biru langit simpel dan bawahannya sarung. Atasnya pakai peci hitam deh :p




Ini baju yang saya pakai, cyan maxi dress dan untuk atasannya short kaftan merah dengan benang  bordirnya warna emas. Baju ini aslinya kepisah, dan tempat belinya juga beda. Sudah beberapa tahun kebelakang saya nggak pernah beli baju baru buat lebaran. Selalunya ngecek baju-baju lama di lemari, kali aja ada yang bisa disesuaikan satu sama lainnya. 

Saya rasa kalau di Indonesia nggak ada peraturan umum untuk memakai baju tradisional "seragam wajib lebaran". Setiap tahun musimnya selalu berubah. Beberapa tahun kebelakang wanita Indonesia banyak yang pakai kaftan dengan beragam jenis dan warna, beragam bordirnya dan potongannya. Untuk bawahan ada yang pake jeans panjang, atau rok panjang. Bebas dan bervariasi :) 

Hm untuk tahun ini di Indonesia pakaiannya seperti apa ya? Gimana ceritamu, teman-teman yang lagi di Indonesia? :) 


Selamat lebaran! <3 font="">

sumber: http://jalan2.com/city/mekkah/pakaian-saudi-arabia/  




Saturday, June 4, 2011

Kerja di Negeri Jiran/ Part.1

Selain Nasi lemak, Mee Kari juga menjadi favorit orang disini :)

Selama ini mungkin saya lebih banyak bercerita tentang kehidupan sebagai seorang pelajar di Malaysia ini. namun kali ini, saya akan mencoba sedikit bercerita tentang bagaimana rasanya bekerja di Malaysia. Ingat, di negeri orang.

Well, 3 bulan liburan menjelang masuk Universitas ini saya mulai gelisah. Rasanya salah kalau tidak melakukan apa-apa di waktu lowong seperti ini. Kalau kemarin saya disibukkan persiapan untuk Ujian Nasional SMA, sekarang setelah lulus, saya bingung mau ngapain...Jadi sudah diputuskan, saya mulai mencari kerja. Untuk pertama kalinya dalam hidup, saya merasakan
bagaimana susahnya mencari uang. Usaha untuk meng-explore keingintahuan ini saya mulai
dengan bekerja di sebuah restoran dekat rumah saya.

Inilah restoran tempat saya bekerja. Nama dan lokasi dirahasiakan :)

Awalnya malu dan gengsi. Wajar toh? akal sehat saya selama ini berkata, 'saya anak orang mampu kok. Ayah dan Ibu saya masih bisa membayarkan uang sekolah, makan, tempat tinggal, jajan saya sehari-hari '. Itu pemikiran sebelumnya. Sekarang, ' Tapi, apa salahnya saya mencoba mencari uang sendiri, biar tau bagaimana susahnya cari uang! Lagian uang sendiri itu lebih terasa senangnya jika dipakai nanti, paling tidak untuk liburan Agustus ini. Hihii ;p ".

Bos saya seorang Datin, sebuah panggilan kehormatan untuk istri dari Datuk, panggilan kehormatan kepada seorang yang sukses dan memiliki kontribusi yang besar kepada negara.
Datin ini seorang yang cukup grounded, dan mau melakukan kerja remeh temeh, sehingga saya merasa tidak terlalu sungkan dan malu jika dilihat bekerja sebagai seorang pelayan ini.

Maka mulailah saya membantu, menyapu dan mengepel lantai restoran yang luasnya tidak lebih luas dari rumah saya. Tipikal restoran mewah, tapi mini. Jadi engga jorok-lah! Oke saja, toh setiap hari saya menyapu dan mengepel kok dirumah, bedanya yang ini dibayar, itu tidak dibayar! hoho.

Waktu kerja saya hanya setengah hari, mulai dari jam 12 siang sampai 8 malam. Hari Minggu libur. Melayani tamu, mencatat pesanan, dan menjadi cashier yang bertanggung jawab tentang keuangan juga menjadi tugas saya. Untuk awal, saya masih belajar menggunakan mesinnya. Kemudian membuang sampah, membuatkan minuman untuk para tamu juga. Saat sore, restoran ini menyediakan layanan karaoke. Biasanya per hari saya akan disuruh bernyanyi 4 lagu Rossa! Untuk menarik perhatian orang yang berkunjung.. (-_-)

More or less, saya mendapat banyak sekali pengetahuan dan pengalaman!

Di dapur, saya juga ikut membantu si tukang masak yang for your information, cerewetnya minta amfuuun! ambilkan terasi, kecap, belacan, kangkung, batu es, garam, dan segala macamnya. udah gitu, kalau ada pelanggan complain dengan nasi yang terlalu sedikit, yang tidak pedas, yang kurang garam, segala macam tetek-bengek, endingnya selalu saya ikut di omelin. tapi tidak apa-apa, saya jadi tahu cara memasak dan meramu beberapa makanan-minuman melayu. Tapi ini orang maunya emang nyusahin saya dulu, kali ya? Astagfirullah, walau cape tapi saya ikhlas kok melakukannya! haha :D

Bertahan 11 hari ini, saya sudah cukup berbangga pada diri saya sendiri.

Hari pertama, seorang pelanggan Datin berkunjung. Seorang lelaki Cina berumur dan wanita muda china juga. Ketika akan memesan makanan, saya pun datang tergopoh-gopoh dari arah dapur sembari membawa Note Order dan sebuah pena untuk mencatatnya. Mereka berdua menatap saya kemudian bertanya.

"You orang baru ha? mana yang dulu Datin?" tanya mereka kemudian memandang ke arah bos saya, Datin.

"Ye, budak ini masih student lagi, nak isi waktu saje kerje sini. Yang kemarin tu dah tak kerja sini lagi. Hamil. " (budak=anak dalam bahasa Indonesia)

"Aik? hamil? habis tu die orang mana ni? Awak Indon ke? " tanya lelaki tersebut menatap padaku.

Saya memotong untuk menjawab, " Saya orang Indonesia, pakcik.."

" Ha! yelah tu Indon! " jawabnya dengan ketus. Perempuan cina tadi tersenyum pada saya, tapi masih dengan arogannya berbalik melihat ke arah list menu Makan dan Minum.

"hahaha iye bang, saya banyak pekerjakan orang Indonesia kat sini.." Datin ikut nimbrung lagi.

" Hoo, okeyla, saya nak pesan teh O ais satu, habis tu makan...blabla"


Itulah Costumer paling berkesan pada hari pertama kerja saya.


Selama 11 hari ini, rasanya kaki dan tangan saya pegal semua karena terlalu aktif dan selalu berjalan mondar-mandir, mulai dari mencatat pesan makanan, menjadi cashier, membantu tukang masak di dapur, membuatkan minuman untuk para tamu, membuang sampah,
mengangkat meja dan kursi-kursi, sampai menyapu, mengepel, dan lainnya. Melelahkan sekali ya? tapi saya cukup menikmatinya :) Selama saya bisa belajar dan menjadi tahu bagaimana
susahnya mencari uang, sehingga di lain waktu, saya akan amat menghargai semua nikmat yang diberi Tuhan.
It's one of Malaysian traditional food, Nasi Goreng Kampong!


Terlebih lagi, uang hasil kerja ini tentu lumayan banyak jika dibanding dengan mata uang Indonesia, Ringgit Malaysia besarnya 3 kali lipat. Alhamdulillah, mengingat itu masih membuat saya semangat ;p hehehe. Liburan kali ini sepertinya saya akan memegang segepok uang dan belanja sepuasnya tanpa menyusahkan orang tua!

Kue Labu, sayangnya saya belum sempat mencoba :p

Karipap Putar, hm yummy!



Happy Weekend, everyone! ;)

Sunday, May 22, 2011

Such a Happy Posting!


Dear pembaca, sekali-kali curhat boleh dong? :)

Saya bersyukur sekali atas segala nikmat yang diberikan-Nya. Berturut-turut kabar gembira selalu menghampiri.

  • 9 April 2011, malam. Ketika membaca email (offer letter) bahwa saya diterima masuk University of Malaya di Fakultas Arts and Social Sciences.
  • 18 May 2011, pagi. Seluruh warga Sekolah Indonesia Kuala Lumpur berbahagia dengan tingkat kelulusan SMA 2010/2011 -IPA/IPS yang mencapai 100%.
  • 18 May 2011, siang. Setelah mengikuti tes bahasa Inggris yang dilaksanakan University of Malaya pada tanggal 9 May 2011 lalu, saya dinyatakan exempted dari English Course, yang berarti saya dibebaskan dari biaya 1200 USD ! Plus 4 bulan liburan tanpa harus mengikuti course tersebut.
  • 22 May 2011, siang. Saya mendapat pekerjaan baru di berita harian antarakl.com ! Untuk sementara saya hanya magang memberi laporan tentang headline news dari seluruh surat kabar Malaysia. Juga bisa mengirim beberapa artikel, walau masih butuh beberapa editan.

Kabar gembiranya, setelah mendapat pekerjaan yang mengharuskan saya untuk selalu meng-update berita, tentu akan berdampak sangat baik kepada blog ini. Juga saya masih memiliki kewajiban untuk tetap mengirimkan selalu artikel dan berita seputar Malaysia di website inioke.com , saya masih sebagai koresponden untuk Kuala Lumpur. OH! dan sekarang saya telah memiliki kartu tanda pengenal sebagai Jurnalis/ koresponden inioke.com ! (photos will be posted as soon as possible).

Stay tuned! Tunggu post selanjutnya :)

Thursday, April 22, 2010

Kill them with kindness


Sebelumnya aku pernah bercerita bukan, kalau akhir-akhir ini aku merasa bosan?

Tapi malam ini ayah mampir sebentar ke dalam kamar ketika aku sedang membaca Bab Pernafasan dalam Buku Biologiku.

“Ayah mau cerita sesuatu nih,” ucap beliau ketika tiba-tiba duduk diatas kursi dalam kamar.

Tanpa menunggu lagi ibu, aku, dan dua orang adikku langsung duduk manis mendengarkan.

Suatu waktu ayah mampir kerumah seorang teman ketika berada di kampung. Namanya Pak Am kapilin(nama disamarkan), seorang berusia kira-kira 63 tahun tapi secara fisik beliau seperti dibawah 40 tahun-an. Pak Am bukan seorang yang bias dibilang taat beragama, kaya raya dan lainnya yang dianggap menarik. Bahkan mudanya dulu, beliau terkenal biang onar, mabuk-mabukan dan tukang judi. Tidak ada yang istimewa. Namu dari sorot mata ayah yang bercerita kepada kami, Pak Am tersebut memiliki sisi baik. Beliau seorang preman yang pengiba.

Pernah beliau memperhatikan seorang petani yang matanya sakit, terinfeksi karena miang padi. Berhari-hari lamanya beliau menderita dan susah untuk bekerja sebab matanya yang kian lama kian membengkak. Pak Am Kapilin diam-diam memanggil 2 orang temannya bekerja sama mengumpulkan uang. Mereka bertiga mengantarkan ke rumah sakit sampai petani ini dioperasi matanya sementara biaya pengobatan mereka tanggung bertiga.

“Agama itu masalah hati..” tutur ayah pada kalimat terakhirnya.

Aku mulai terpikir untuk menuliskanya dalam bentuk sebuah cerita . Bagaimana sesungguhnya ibadah kita di mata Tuhan? Solat 5 waktu dalam sehari, puasa , baca Quran setiap waktu. Apa itu semua sudah menjamin hidup kita nantinya?

Aku belajar dari cerita ayah tadi, kalau hati itu masalah penting. Ada 3 penyakit dalam hidup ini. Pertama, penyakit fisik, seperti yang selalu tampak dan dapat diukur kadarnya untuk diobati. Yang kedua, penyakit jiwa atau psikologi.Contoh nyata adalah orag gila yang sering terlihat berseliweran di jalan-jalan, pasti semua udah pernah lihat orang gila-kan?

Yang ketiga, penyakit hati. Terakhir ini yang susah untuk diukur kadarnya, dan tidak dapat terlihat.Orang dengan kedengkian, iri, tamak, pelit, syak prasangka dan lainnya yang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang disekitarnya.

Pak Am kapilin itu, walau bukan seorang yang dianggap beragama, bahkan tidak terdidik, namun memiliki sesuatu yang berharga dalam dirinya.

Soooo, masih banyak yang harus dilakukan di dunia ini. Kenapa mesti bosan?

I am the one should be blaime. Ha!

Tuesday, March 23, 2010

Between falling in love and desperate.


Kamu pernah jatuh cinta?
Kalau.. patah hati?
Pasti semua orang pernah ngerasain yang namanya patah hati. Terlanjur suka dan cinta kepada sesuatu atau seseorang tapi ending yang didapat tidak sesuai dengan yang kamu harapkan. Katanya sih, itu biasa..

Jatuh cinta dan suka terhadap sesuatu atau seseorang bisa menyebabkan kita kepikiran tentang itu setiap waktu. Berpikir bahwa itulah segalanya dalam hidup kita. Yang paling berarti, dan banyak lagi dipikiran masing-masing orang dengan sudut pandang yang berbeda.

Lain jatuh cinta, lain lagi patah hati. Kalau tadi jatuh cinta menyenangkan, patah hati adalah akibat yang didapat. Penyakit yang satu ini emang susah nyari obatnya. Masing-masing orang berbeda cara menafsirkan istilah patah hati ini. Ada yang depresi, bahkan langsung bunuh diri.

Contohnya , kamu punya macbook. Benda satu ini udah lama banget kamu inginkan, dan sekali punya, rasanya senang sekali. Saking cintanya , pacar sendiripun direlakan hilang daripada macbook yang hilang (kok saya jadi curhat ya?hehe). Tiba-tiba ketika jalan sambil menentengnya dalam tasmu, seseorang menjabretnya dari belakang dan membawa lari. Apa yang kamu rasakan?

Well, saat ini aku bukan mau ngasih tips & trik buat ngobatin patah hati atau desperate bagi kamu-kamu yang lagi ditinggal cinta (beh!). Malah kalau boleh jujur , sekarang aku sedang desperate.

Ketika aku lagi suka-sukanya dengan seorang cowo (ehem), belum apa-apa sekarang aku patah hati. Suka dengan dia ga pernah direncanakan, di bayangkan, ataupun sebelumnya bikin planning untuk suka . Orangnya ga banyak omong, kalem, humoris tanpa garing, sederhana apa adanya. Suatu waktu secara tidak sengaja ketika lewat di depan mushalla, aku melihat dia sedang solat. Mulutnya komat-kamit ketika membaca doa. Wajahnya masih basah kena air wudhu. Tiba-tiba aku merasa ada yang ganjil dan sayup-sayup terdengar suara nyanyian I Got a Feeling nya David Guetta (lengkap dengan versi remix). Kemudian sebuah cahaya orange menyinari wajahnya yag tanpa kacamata.

Dan.. .

BLETZ !

5 detik yang berharga itu betul-betul menggangu pikiran. Yeah, sehari itu saja aku merasakannya dan sampai sekarang tidak tahu harus berbuat apa. Aku tidak pernah ngobrol dengannya, seumur hidup aku baru sekali bercakap dengannya.
Sekitar 1 bulan kemudian, aku mulai desperate.( Jangan pada protes dong, kisah ini berlakunya emang cuma sebulan, kalo lebih mungkin udah dijadiin novel ! ). Aku patah hati karena secara tidak sengaja lagi, aku tahu dia masih berhubungan dengan mantan pacarnya. Kesimpulannya, dia emang tidak sebaik yang dibayangkan. Bukan karena dia masih berhubungan dengan ..yah siapapunlah itu, terserah. Tapi penampilan dan kelakuannya yang ogah-ogahan dan seperti ga semangat hidup emang bukan masalah.Yah, itulah cinta. Permisi, aku rasa ingin muntah sekarang.

Tetap aja, yang namanya patah hati itu sama sekali tidak enak. Sekarang aku merinding, pingin nimpuk kepala orang, pingin nyoret dinding, nyakar muka sendiri, loncat di atas tempat tidur, jungkir balik dan hal anarkis lainnya yang bisa bikin hati puas. Tapi semuanya sama sakali ga ngefek, sungguh such a waste. Hal satu-satunya yang bisa aku lakukan cuma nulis.
Well, pelajaran satu-satunya yang bisa aku berikan , jangan terlalu mencintai sesuatu atau seseorang di dunia ini. Karena akan berakibat fatal dan menghasilkan hal yang anarkis dan kehancuran di sekeliling dan kepada diri sendiri.

Masih banyak hal yang harus dilakukan di dunia ini bukan?

Wednesday, June 24, 2009

Eleve Elf dan barbeque serta Pertemuan terakhir

Hari itu benar-benar full Happyness !

Dimulainya acara TUTAP dan PENSI yang diadakan di sekolah Indonesia Kuala Lumpur mulai dari pagi sampai jam 3 siang. Juga di sertai dengan acara pembagian rapor. Syukurlah penerimaan kali ini nilai gue cukup memuaskan.

Sebenarnya pagi itu gue udah mulai dag dig dug. Pasalnya di acara Pensi ini gue bakal nyanyiin lagu ST12 saat terakhir.
Jegger !

oke. Ga terlalu surprised emang.
Tapi pada akhirnya gue cukup berhasil terhindar dari tertawaan teman-teman mengenai lagu ini.
Cukup dengan tidak meniru cara Charlie , sang vokalis yang nyanyi dalam lagu ini, ( ga usah pada pura-pura gak tau deh ), karena jika gue mencoba-coba , bisa heboh gue mendadak dangdut.

Sebenarnya gue udah bersyukur banget dapat ranking 1 kali ini. Lumayan kan?
Untungnya, mungkin berkat inilah ortu mengizinkan gue ikut acara Barbeque-an.

Yak, sepulangnya dari acara Tutap dan penerimaan rapor, gue pulang ke rumah. Istirahat menunggu sampai jam 5. Acara barbeque-an itu diadain di tempatnya salah seorang temen gue, Bintang, di lantai 3 , condominium Villa Putri. Sesampainya di Vilput, anak-anak lain udah pada ngumpul. Salah satu temen gue, Dhini, udah mulai sibuk ngiris-ngiris daging.
Daging itu terdiri dari daging kambing dan ayam mentah yang udah dikasih black paper (bumbunya) serta sudah didinginkan dan dikemas dengan sangat sempurna dan di beli di careffour ( perasaan gue promosi amat ya ?).

Begitulah acara bakar-bakaran di mulai setelah solat magrib jam 7.40. Pasukan yang bertugas menata daging0daging dan potongan sosis-sosis itu adalah yaser, bintang, dan Dhini lagi.
Serius gue ga nyangka teman gue si Dhini benar-benar hebat dalam segala hal hari itu. Mulai dari cincang daging, ngolesin mentega ke daging, dan lainnya. Jago banget deh. Salut. Emang cocok jadi tukang daging. Hehe.

Pasukan ke dua yaitu pasukan yang bertugas buat nyusun arang, ngidupin api, serta ngipas-ngipasin daging. mereka adalah Alan, Yai mamet, Indra K., dan Abang Bintang !
Dengan semangat yang bergelora di dada dan keinginan kuat serta optimisme yang tinggi dalam membela negara, eh , keinginan yang menggebu-gebu supaya daging-daging yang di bakar ini nantinya dapat dinikmati.
Gue salah satu cewek yang ikut bantu mereka mengipas-ngipas daging ini. Memang bukan tugas yang mudah bagi kami, bahkan Alan, yai mamet, dan Indra, saking bernafsunya, membuka baju. Bukan karena apa-apa. Mereka KEPANASAN.
Ditengah-tengah sibuknya aktifitas ini, beberapa diantara kami memanfaatkan kamera yang di bawa masing-masing. Acara barbeque ini juga di meriahkan oleh Bu Dewi, dan Bu Eti Kusmiati, wali kelas kita x.A, yang bulan ini akan pindah mengajar ke Indonesia. jadi sebenarnya acara ini kita adakan untuk perpisahan di antara kita yang akan pindah, mulai dari Yaser, Yesika, Yai mamet yang semuanya akan pindah ke Bandung. kecuali Amor, teman yang satu ini bakal ngelanjutin sekolahnya di Jakarta.

Jadilah malam itu malam terakhir bagi kami melihat dan bertemu dengan mereka yang pindah.
Emang sedih rasanya, setelah satu tahun kita bermain, belajar di sekolah bersama, bertemu setiap hari, bercanda dan tertawa bersama. Pada akhirnya ini semua berakhir.
Bukan hanya pindah, di antara kita yang sekelas awalnya, sekarang terpisah di kelas IPA dan IPS.

Gak bisa di bayangkan , hari pertama masuk sekolah nanti setelah libur yang panjang, gue ga bakal ngeliat wajah-wajah teman-teman ini. Dan juga gue ga masuk di kelas yang dulu lagi, serta berganti wali kelas yang baru dan belum tentu sama menyenangkannya seperti dulu.

Selamat jalan bagi yang pergi..

Gue berharap kita bertemu lagi di lain waktu. Kita akan tetap jadi teman baik selamanya.

Love, hug, kiss

Gesha Ghassani

Friday, April 10, 2009

Walked around KLCC


Lanjutan yang di bawah :

lanjut !

Setelah selesai melaksanakan tugas yang harus di kerjakan, kita nongkrong di kantin,,yang ternyata sangat-sangat ramai sekali. Ada beberapa dari perusahaan yang ikut berkampanye agar orang-orang memilih jualannnya. Seperti HotLink, serta Celcom yang bekerjasama dengan XL khusus kartu yang di jual untuk orang indonesia yang memang harus dan butuh berkomunikasi dengan keluarganya yang berada di Indonesia.

next topiccc

Sekitar jam 12 siang tepat, Fathina, Fathia,Hannan,Yesika, Era ,Vira, Devi, Indra, Bintang, dan lainnya (teman-teman sekelas-ku) berencana untuk jalan ke KLCC ( Famous Malaysian twin tower ).
Jalan kaki dari sekolah ke KLCC,, phew..sangat melelahkan,, dan menghabiskan waktu 1 jam.
Di jalan kita sering berhenti untuk istirahat sejenak atau ada yang berencana untuk berhenti di toilet umum sebentar (berencana?).
Sesampainya di KLCC hari sudah menunjukkan pukul 1 siang. Amsuk bangunan itu merupakan anugerah terinadah bagi kami setelah berpanas-panasan di jalan dan sketika mendpat dinginnya AC gedung KLCC. (wew..soo hyperbol! )

Tiba-tibe Ega,seorang temanku lagi datang sendiri. tentu saja aku dan teman lainnya heran.
Dia ikut bersam kami tapi setelah sampai di KLCC saja, dan dia tidak ikut berjalan kaki menuju KLCC bersama kami. It's unfair ! lol

datangnya beliau (halah si gendut tu di bilang beliau haha *ampun ga :p -devi said that!) bersamaan juga dengan datangnya Galih, pacar devi.
Wah hari itu benar-benar panassss !

Hahahhaa temanku Devi benar-benar menikmati kurasa hehehe
Tapi aku juga cukup menikmatinya..
Hm....

Emang ini foto kurang rame,,masih banyak yang ga ikut foto, terutama temanku Devi yang sedang asyik blalabala haha forget it,,Abang Bintang, Indra yai Mamet, Ega, dan juga hm..siapa lagi ya?
Ah! gara-gara batere kamera habis, jadi foto-foto kita adanya di kameranya Ega sama Abang Bintang.

***
Malamnya badanku rasanya pegel-pegel dan wooo sakit semua !
Jangan coba-coba berjalan kaki dari sekolah ke Bukit Bintang seperti yang dilakukan temanku Vira!

tapi sepertinya menarik...err...

Sunday, April 5, 2009

Jalan-jalan ke Pasar Malam

"Gesha..! bangun..jangan lama-lama tidur siangnya..!" teriak ibu membangunkanku sambil menyambar selimut di atas tubuhku. Wah.. what a beautiful day..Rasanya enggan untuk bangun.
Ya..sore ini aku dibangunkan oleh ibu. Aku mulai tidur siang jam 3 dan dibangunkan jam 5 sore.Dinginnya hati disebabkan hujan yang mengguyur sejak siang yang membuat mataku mengantuk. Tiba-tiba aku teringat jam 6 sore ini harus mengikuti latihan konser di rumah Mrs. Teh Bee , guru les biolaku dan Dhini adikku. Tapi kurasa hari ini kami tidak akan datang.Dhini adikku tiba-tiba terserang demam sejak semalam dan aku pastikan sebaiknya ia isitrahat.So do i ,,berarti aku juga tidak.
"Bagaimana kalau sore ini ajak george ke pasar malam Gesh?" tiba-tiba ibu datang mengejutkan.
"Yeah , oke kalau gitu gesha ganti baju sekarang , ajak naquib juga Bu.." jawabku sekenanya.
Dan jadilah sore ini aku , George dan naquib jalan ke pasar malam. george adalah seorang turis Australia yang sudah-sangat-dekat dengan keluargaku. george seorang mantan perawat di Australia yang sudah master di bidangnya. Sudah lebih kurang 25 tahun george menjadi perawat dan sekarang ia pensiun dan menikmati masa tuanya dengan travelling. george sudah berumur 74 tahun dan sekarang masih kuat menggendong naquib di pundaknya. What the strong man !
Aku sudah mengenalnya sejak kelas 6 SD , ketika itu ayah bertemu dengannya di kafe, dan mengajaknya ke Echo,Villa keluargaku di Padang dan menganlkannya pada kami.
Jadilah sejak saat itu , george, setiap 1 tahun ia berkunjung ke Sumatera barat 2 kali.
" I keep my money for holiday in west Sumatera and I love it! "
Dan 2 hari yang lalu george berkunjung ke Kuala Lumpur karena ia tidak bertemu kami di padang lagi.

Kembali ke pasar malam , sore ini kami berjalan megelilingi pasar malam dengan tidak lupa membawa payung, waspada kalau-kalau turun hujan.
Naquib tidak lupa membawa mini-skatenya.
" I cant understand why he bring his skate,gesha.." george berkata sambil geleng-geleng kepala memandang ke arah naquib.
" Ahaha me too george ... I determined to allow him bring it..I cant guess whats in his mind.." I tried to answer.


Inilah suasana pasar malam ketika sore hari. [ hah? bisakah anda mengerti apa yang sedang kubicarakan? ]

*Lihatlah naquib dengan skate mininya

*Lihatlah George (entahlah dia sedang apa?)

Sekedar tambahan , ketika kami memesan 2 buah hamburger, naquib tidak sengaja menginjak kaki kiri george dengan skate-mininya dan kurasa george benar-benar kesakitan.
"Naquib say sorrry for him! " , dan george berkata " He did it gesha.."

Kurasa george benar-benar kewalahan. Bahkan ketika di lift naquib hampir mengenai kakinya lagi,, dan George sudah benar-benar ketakutan " Naqueeb get it away from me!" ucapnya benar-benar ketakutan sambil menjauhkan kakinya dari skate.

* * *

Saturday, March 28, 2009

welcome to my world baby!


Salam Olahraga !

loh kok?

Ehem..tes..tes begini , blog ini merupakan blog keduaku setelah blog pertamaku geshaghassani.blogspot.com. Dua blog ini berbeda , yang pertama mengenai aktivitas serta keseharianku. Sedang yang ini , duniagesha.blogspot.com merupakan halaman khusus yang kubuat untuk mengapresiasikan apa yang ada di pikiranku.Walaupun ini merupakan hal yang kecil tapi ini adalah awal dari semua yang nanti akan menjadi tujuan,visi dan pandangan hidupku.Aku membuat blog ini atas saran dari om KW yang merupakan pendiri sekaligus guru dari sanggar yang pernah kuikuti di padang dulu sewaktu aku smp dan sd . Sanggar Pelangi adalah sanggar untuk para sastrawan cilik yang ke ketuai oleh om Yusrizal KW yang juga merupakan teman ayahku . Sangat menyenangkan!

Hahaha oke oke .. sekian salam perkenalan dari ku. Ini post yang pertama. Selanjutkan aku berusaha untuk membuat yang kedua serta seterusnya ...

Salam ! dan bukan olahraga !